ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES DALAM FILM SANG PENARI

ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES DALAM FILM SANG PENARI

Authors

  • Mawar Amalia Salsabilla Universitas Surakarta
  • Jeratallah Aram Dani Universitas Surakarta

Keywords:

Analisis Semiotika,, Semiotika Roland Barthes, Film Sang Penari

Abstract

Penelitian ini berjudul “Analisis Semiotika Roland Barthes pada Film Sang Penari” film
ini memiliki makna dan tanda yang dapat dimaknai sebagai wujud dalam memahami
kehidupan. Tujuan di buatnya penelitian ini adalah untuk mengethui makna atau tanda
denotasi,konotasi dan mitos yang terkandung dalam film Sang Penari. Bagaimana
pesan yang terkandung di dalam Film Sang Penari tersebut dapat tersampaikan
dengan baik dan dapat di apliksikan pada kehidupan sehari-hari yang mengacu pada
realitas sosial di dalam masyarakat.
Teori yang di gunakan dalam penelitian ini adalah Semiotika Roland Barthes dengan
menganalisis melalui teknik sinematografi,lalu di maknai dengan denotatif konotatif
dan mitos. Semiotika Roland Barthes mempunyai dua signifikasi,yang pertama
denotatif yaitu makna awal atau makna paling nyata an tahap kedua yaitu konotasi
yang nantinya akan diuraikan makna pesannya.
Hasil penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Sehingga data tidak berupa
angka-angka. Sebagai penelitian deskriptif, penelitian ini hanya menggambarkan
situasi atau wacana, tidak mencari hubungan, dan tidak menguji hipotesis atau
membuat prediksi. Data tersebut termasuk dalam kategori substantif yang dimaknai
dengan referensi, dan referensi ilmiah.
Berdasarkan analisis yang telah dilakukan dalam film Sang Penari, dapat
disimpulkan bahwa beberapa tanda konotatif denotatif dari film tersebut saling terkait
mengikuti alur cerita dan memberikan makna pesan moral. pesan moral tentang
kesetiaan,keikhlasan dan kebudayaan. Jika dilihat dalam film tersebut terdapat tanda
tanda tentang sifat negatif tentang adat yang dilakukan dalam film tersebut dan
disertai emosional lalu tanda pesan moral kesetiaan dan kebudayaan ronggeng yang
ingin terus di lestarikan serta keikhlasan. Pada dasarnya cerita di film ini sutradara
ingin memunculkan pesan kesetiaan dan kebudayaan yang tidak boleh di tinggalkan
oleh masyarakat seiring berjalannya waktu.

Published

2026-01-22

Issue

Section

Articles